tadrismtk@uinkhas.ac.id 0331487550

ASEOMA 2025: Sinergi Dosen dan Mahasiswa Tadris Matematika dalam Membangun Budaya Kompetitif dan Humanis

Home >Berita >ASEOMA 2025: Sinergi Dosen dan Mahasiswa Tadris Matematika dalam Membangun Budaya Kompetitif dan Humanis
Diposting : Senin, 20 Oct 2025, 17:35:35 | Dilihat : 43 kali
ASEOMA 2025: Sinergi Dosen dan Mahasiswa Tadris Matematika dalam Membangun Budaya Kompetitif dan Humanis


Jember - HMPS Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember sukses menyelenggarakan ASEOMA 2025 yang berlangsung pada 7–18 Oktober 2025. Dengan mengusung tema “Deret Prestasi Menuju Tak Hingga”, kegiatan ini merepresentasikan semangat mahasiswa Tadris Matematika dalam meneladani prinsip dasar matematika dan terus berkembang tanpa batas, sebagaimana deret tak hingga yang nilainya mendekati kesempurnaan.

ASEOMA menjadi wadah kolaboratif antara dosen dan mahasiswa untuk menyalurkan potensi intelektual, kreatif, serta sportif dalam satu rangkaian kompetisi. Kegiatan ini menghadirkan 15 cabang lomba, mulai dari Duta Tadris Matematika, LKTI, Media Pembelajaran, Tartil, Mengajar, Desain Logo, TikTok Edukasi, Da’i, Badminton, Futsal, Catur, hingga Pentas Seni (Pensi).

Dalam sambutannya, Salah satu Dosen Matematika Bapak Suwarno, menegaskan bahwa ASEOMA bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga pembelajaran kontekstual yang berakar pada nilai-nilai matematis.
"Matematika bukan sekadar angka dan rumus, tetapi cara berpikir sistematis, kreatif, dan rasional. Melalui ASEOMA, mahasiswa belajar menerapkan konsep-konsep itu dalam bidang seni, olahraga, dan sosial,” ungkap beliau.

Selain menjadi penonton, para dosen juga turut menjadi juri dan pembimbing bagi berbagai lomba seperti LKTI, Media Pembelajaran, dan Duta Tadris Matematika. Kehadiran mereka memperkuat hubungan akademik yang humanis antara pendidik dan peserta didik.

Sementara itu, Ketua Umum HMPS Tadris Matematika, Shofiah Khoirun Nisa’, menyampaikan bahwa tema “Deret Prestasi Menuju Tak Hingga” memiliki makna filosofis mendalam.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa prestasi tidak berhenti pada satu titik. Seperti deret tak hingga dalam matematika, semakin kita menambah usaha, semakin besar hasil yang kita dekati,” jelasnya.
Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap cabang lomba. Misalnya, tim LKTI dari MTK 1 Angkatan 2024 yang mengusung karya inovatif tentang penerapan etnomatematika dalam pembelajaran berbasis budaya lokal. Begitu pula peserta lomba Duta Tadris Matematika, seperti Tomi Kurniawan dan Anggiarti Dwi Ariana, yang menampilkan wawasan luas tentang integrasi nilai-nilai matematika dengan kepemimpinan dan komunikasi publik.
"Menjadi Duta Tadris bukan sekadar tampil, tapi memahami bagaimana matematika bisa menginspirasi orang lain,” ujar Tomi Kurniawan, salah satu pemenang kategori Duta.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman seluruh pemenang lomba dan penampilan kreatif mahasiswa pada malam Pentas Seni (PENSI). Di momen tersebut, seluruh dosen, mahasiswa, dan panitia turut berbaur, menunjukkan bahwa harmoni antara ilmu dan seni adalah bagian dari pembelajaran sejati.

ASEOMA 2025 berhasil menegaskan bahwa Tadris Matematika UIN KHAS Jember tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga dalam karakter, kolaborasi, dan kreativitas.
Seperti tema yang diusung, semangat berprestasi sivitas akademika Tadris Matematika akan terus menuju tak hingga.

Berita Terbaru

Lulus Tanpa Skripsi, Mahasiswa Tadris Matematika UIN KHAS Jember Tempuh Jalur Publikasi Jurnal SINTA 2
23 Dec 2025By oprmtk2
Studi Banding dan Implementasi Kerja Sama: Prodi Tadris Matematika UIN Khas Jember Kunjungi Universitas Negeri Yogyakarta
26 Nov 2025By oprmtk2
Angkat Suara Mahasiswa, Ketua HMPS Tadris Matematika Jadi Perwakilan Mahasiswa dalam Forum "Mahasiswa Bersuara Vol. 2"
20 Oct 2025By oprmtk1

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;